Wajib Pajak Orang Pribadi

Wajib Pajak Orang Pribadi

Apakah anda seorang wajib pajak pribadi dan ingin menerima pengembalian pajak penghasilan elektronik pribadi anda secara elektronik? Pada artikel berikut ini, anda akan mempelajari cara melaporkan pajak secara online menggunakan aplikasi Online Pajak Efiling. Mendefinisikan laporan pajak dengan Online Pajak lebih mudah dan cepat. Yuk, simak rekomendasinya di bawah ini. Siapakah kontributor individu? Wajib pajak orang pribadi dibagi menjadi dua bidang: wajib pajak nasional dan asing.

1. Wajib pajak orang pribadi sebagai wajib pajak dalam negeri

Wajib pajak orang pribadi yang dikenakan pajak internal sesuai dengan Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) Nomor 36 Tahun 2008:
• Penduduk Indonesia atau orang yang telah berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam 12 bulan
• Orang-orang yang berada di Indonesia selama tahun fiskal dan bermaksud untuk tinggal di Indonesia

2. Wajib pajak orang pribadi sebagai wajib pajak luar negeri

Wajib pajak orang pribadi yang dikenakan pajak luar negeri menurut Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008:
• Orang yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, atau orang yang sudah tidak tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam 12 bulan dan yang berbisnis atau melakukan kegiatan melalui suatu lembaga di Indonesia.
• Orang-orang yang tidak tinggal di Indonesia atau yang telah tinggal di Indonesia selama maksimal 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan yang menerima atau dapat menerima penghasilan dari Indonesia tanpa melakukan bisnis atau berbisnis melalui suatu bentuk usaha tetap di Indonesia.

Apa tanggung jawab seorang wajib pajak perorangan?

Wajib pajak orang pribadi melaporkan penghasilannya dalam SPT tahunan, menggunakan sistem penilaian sendiri. SPT tahunan adalah pesan yang digunakan wajib pajak untuk melaporkan pembayaran dan / atau perhitungan pajak, barang kena pajak dan / atau barang dan / atau harta dan kewajiban yang tidak kena pajak menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan dalam satu tahun fiskal. Sistem penilaian sendiri adalah kumpulan pajak yang memberikan kemampuan, keyakinan dan tanggung jawab kepada wajib pajak untuk menghitung, membayar, dan menyajikan jumlah pajak yang terutang. Berikut hal-hal yang wajib dimiliki dan dilakukan oleh wajib pajak orang pribadi:

1. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Wajib pajak orang pribadi harus mendaftar di KPP untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

2. Pilih pengembalian pajak tahunan anda

Wajib pajak orang pribadi harus melaporkan pendapatan, aset, dan kewajibannya kepada administrasi perpajakan setahun sekali dalam SPT tahunan. Dalam hal pajak kurang bayar, wajib pajak harus membayar pajak melalui bank hingga batas waktu yang berakhir pada 31 Maret setiap tahun. Periode pelaporan untuk pengembalian pajak individu mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember dan administrasi pajak harus diinformasikan selambat-lambatnya pada 31 Maret setiap tahun.
Ada 3 jenis SPT tahunan:
• Formulir SPT 1770 (untuk wajib pajak lokal dengan pendapatan usaha dan wirausaha)
• Formulir SPT 1770-S (untuk wajib pajak dalam negeri yang bekerja dengan pendapatan tahunan lebih dari Rp 60 juta)
• Formulir SPT 1770-SS (untuk wajib pajak dalam negeri yang bekerja dengan pendapatan tahunan kurang dari Rp 60 juta)

Baca Juga : Cara Mudah Melaporkan SPT Tahunan

3. Lengkapi SPT tahunan pribadi anda di OnlinePajak.

Kemudian lengkapi formulir SPT tahunan pribadi anda di aplikasi Online Pajak. Mengisi SPT tahunan pribadi Anda di Online Pajak mudah, cepat, dan langkah demi langkah. Cukup klik tautan di bawah ini untuk mempelajari cara mengisi SPT tahunan pribadi anda dan mengirimkannya ke Online Pajak: Cara menyelesaikan SPT tahunan pribadi Anda di Online Pajak

4. Laporan SPT tahunan dengan OnlinePajak

Wajib pajak individu menyerahkan pengembalian pajak pendapatan mereka selambat-lambatnya 31 Maret setiap tahun. Ada dua cara untuk mengirimkan pengembalian pajak anda:
buku kecil
• Pergi langsung ke kantor pajak, kantor pajak, mesin pajak dan tempat khusus di mana anda bisa mendapatkan pengembalian pajak anda.
• Pengiriman melalui kurir, pos kilat, jasa kurir kilat dengan penyimpanan dokumen pengiriman di kantor pajak.
B. Elektronik
• Menyampaikan SPT tahunan untuk pengarsipan elektronik (SPT online) melalui penyedia layanan aplikasi pajak bersertifikat DJP, seperti OnlinePajak. Untuk dapat melakukan registrasi secara elektronik, anda harus memiliki EFIN yang dapat diperoleh dari KPP terlebih dahulu, kemudian mengisi registrasi elektronik melalui OnlinePajak, seperti yang terjadi pada Unt sebelumnya.

Comments are closed.